Review Film: Warkop DKI Reborn

Haii.. Long time no posting! Jangan salahkan writer's block! Well, lebih baik saya mulai menulis lagi, lah! Jadi, Senin kemarin saya beruntung karena Idul Adha bukan ada di hari Minggu, melainkan Senin. Jadi lumayan, off day saya bertambah sehari. Haha! Plus, saya bisa jalan bareng kakak saya ke bioskop terdekat (plus termurah buat orang-orang seperti saya). Nah, kami nonton Warkop DKI Reborn - Jangkrik Boss! Part 1.

Simply, di Senin siang yang panasnya menyengat itu, saya ngacir dengan hati riang ke Mal Cinere di pinggiran Jakarta, tepatnya masuk wilayah Depok. Sudah janjian ketemu kakak di sana untuk nonton Warkop DKI Reborn. Dan karena saya malas menunggu di mal terlalu lama, maka saya sengaja datang agak mepet waktu, mendekati jam 1 siang. Nah, di sinilah saya kemarin benar-benar lupa gimana kebiasaan orang-orang Jakarta dan sekitarnya mengisi liburan mereka: rame-rame ngemal baik nonton maupun sekadar bikin suasana sumpek.


Maka, setelah ketemuan di Food Court (istirahat sebentar plus beli ini itu), kamipun bergegas ke lantai 3. Seperti yang saya bilang tadi, kami benar-benar ngga menyangka sebelumnya, Pemirsa... Ternyata peminat film Warkop DKI Newborn itu... BEJIBUN! Sampai banyak yang duduk lesehan di luar cuma buat nunggu waktu pintu teater dibuka. ck, ck, ck...

Singkatnya, kami sampai kehabisan tiket untuk pemutaran jam 13.15 dan jam berikutnya. Karena tinggal tersedia beberapa kursi, tapi itu berjauhan, makanya kami tidak beli tiketnya. (Masak datang bareng tapi duduk misah? Emangnya naik bis umum?) Masih untung, saking larisnya tiket film produksi Falcon Pictures ini, kami baru bisa beli tiket untuk pemutaran jam 3.20. Mundur beberapa jam yang bikin kami wasting time dan jajan-jajan dulu di food court. Yah, daripada tidak nonton. Kapan lagi? Masak mau nunggu versi youtube? Big NO, lah! ;-)

OK. Sekarang, gimana dengan filmnya sendiri? Sebandingkah dengan segala kekurangan yang mesti kami rasakan (jam tayang yang mesti diundur beberapa jam, plus posisi kursi kurang ideal)?

Well, I think so (meskipun tetep aja lain kali ngga mau lagi di bangku depan. wkwk...) Filmnya lucu, jelas. Saya suka banget. Trio Abimana Aryasatya, Vino G. Bastian, dan Tora Sudiro pas banget buat memerankan personil DKI Dono, Kasino dan Indro. Terutama Vino Bastian. Kalau memang ada ganjalan, saya hanya agak kurang sreg dengan gigi palsu Abimana yang bikin bicara kurang ceplas ceplos. Meskipun gaya mereka sih memang jadi mirip banget dengan pemeran-pemeran Warkop DKI...

Well, asik kali ya kalau film Warkop DKI versi Reborn ini juga dibuat serialnya? Dengan banyak judul seperti jaman Dono - Kasino - Indro? Tapi kalau bisa sih, tanpa gigi palsu lagi.. (hehe, it's my request, gimana menurut kalian sendiri, Guys?) Dengan ide cerita yang baru, namun tetap dengan kesan khas Warkop DKI yang sederhana.

Memang, yang paling asik dan khas dari Warkop DKI menurut saya sih faktor kesederhanaan gaya penuturan. Setting cerita di rumah kos, kegiatan kuliah, atau kerja bareng-bareng.. pada dasarnya jalan ceritanyalah yang simple. Karena Warkop DKI adalah film bergenre komedi. Seperti Standup Comedy namun dengan adegan lakon. Sesimpel itu.

Unsur lucu dalam film-film Warkop DKI memang dikemas dengan set-up yang light (dibandingkan film drama) sehingga sukses menciptakan asumsi yang segar, untuk menghadirkan punchline yang nendang, tentunya. Set-up yang ngga perlu bikin 'mikir', karena penonton datang memang cuma untuk ketawa, dengan sukses dikemas di Warkop DKI New Born part 1 Jangkrik Boss! ;))

Comments

  1. Duhhh, aku masih sibuk ngantor nih belom sempet aja nonton film fenomenal ini.. Semoga nggak keburu di take-out dari bioskop deh sebelum aku nonton.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau saya cek jadwal film sih sepertinya di beberapa studio malah sekarang sepertinya masih tayang ya, Mbak?

      Delete

Post a Comment


Mau ninggalin jejak tapi ngga punya akun gmail?
Bisa, koq. Pada bagian Comment as silakan pilih Name/URL dan masukkan datamu.

Belum punya URL blog?
Silakan masukan saja URL socmed kamu. Beres.

All comments are in moderation.
Terima-kasih! :)

Popular posts from this blog

Cara Membuat Blog SEO Friendly

[Parenting] Ciri-ciri Bayi Alergi Susu Sapi dan Bagaimana Menyikapinya

Review Film: LION