Film WAGE Segera Tayang 9 November 2017

Haloo semuanya! Masih suka mantau film-film berkualitas, dong? Sipp.. ;)

So, kemarin saya bareng teman-teman dari KOPI (akhirnya ngumpul juga, yaa, guyss) hadir di acara peluncuran trailer film WAGE, plus press conference yang dihadiri para pemain dan sutradara film ini: John de Rantau!

Well, well.. koq nadanya semangat banget sih, gue? hehe.. Yup. Saya mulai antusias semenjak Bang John bicara tentang prinsipnya di pembuatan film ini. Jadi ternyata beliau ini tipe film director yang idealis, nih. Terlebih untuk film ini, yang memang ingin sekali dibuat sebenar-benarnya. Film WAGE ini dibuat berdasarkan riset dari banyak buku dan nggak lupa juga dengan bersilaturahmi dengan keluarga Wage Soepratman. Tampak sekali, validitas yang disampaikan film ini memang sangat penting karena ini film sejarah, dan bukan cuma sekadar fiksi yang mengambil background tokoh terkenal.

Sutradara dan para aktor film WAGE


Mengenai Film WAGE
Pada press conference yang diadakan di bioskop XXI Grand Paragon, kawasan Kota - Jakarta, Sutradara John de Rantau beserta para tokoh yang sempat hadir menjelaskan mengenai peran mereka dalam film ini, tanpa ngasih spoiler. Hebat lho, nggak kayak saya waktu menulis ulasan LION. :D

Terutama sang sutradara, yang berbicara banyak. Bahwa di film ini kita akan menemukan hidupnya sisi kemanusiaan di dalam suasana konflik. Pembuatan film ini memang lebih mengutamakan hal itu dibandingkan mengedepankan siapa yang antagonis dan siapa yang protagonis, yang sudah sangat mainstream. Nah, di sini saya makin suka.

This is biopic movie. Film sejarah, guys! Sekali lagi, bukan film fiksi dengan latar belakang sejarah seseorang. Genre film ini menurut Bang John adalah noir (to be honest, saya baru engah istilah ini), yaitu film gelap, karena memang itulah gambaran saat itu, tahun 1920-an.

Dan, Bang John mengusahakan agar film ini nggak sekadar mengangkat ke publik, 'gini lho kisahnya pencipta lagu Indonesia Raya'  tanpa mengungkap berbagai hal yang belum diketahui khalayak. Hal yang belum diketahui khalayak? Nah, ini penting juga. Makanya nanti kita perlu nonton, guys. Bang John nggak mau dong, bocorin. Kan sudah ada filmnya, tinggal nonton. hehe..

Trailer film ini aja udah menunjukkan suasana tahun 1920-an, di mana semangat persatuan mulai "terbakar". Indonesia begitu bhinneka, di mana saat itu justru seluruh wilayah butuh komando yang memberi semangat untuk para generasi muda jaman itu, supaya bersatu dari Sabang sampai Merauke. Mikirnya nggak kedaerahan lagi. Dan, di era itu juga lahirnya Sumpah Pemuda. Inget, kan, Jong Java, Jong Batak, Jong Ambon, Jong Islamieten, dan lain lain?

... Film WAGE diproduksi oleh OPSHID MEDIA UNTUK INDONESIA. Melibatkan aktor dan aktris yaitu Rendra, Rifnu Winaka, Putri Ayudya, Prisia Nasution, Ricky Malau, Peter van Luijk, etc.

Jangan Lupakan Sejarah
Yang saya tangkap, John de Rantau memiliki kerinduan agar generasi sekarang juga kritis berpikir. Misalnya, dalam peluncuran film ini kami mendapat susunan lagu Indonesia Raya asli buatan W.R. Soepratman, yang berisi 3 stanza. Hal ini mengingatkan saya bahwa, meskipun di buku sekolah dulu pernah mendapati 3 bait lagu Indonesia Raya, yang selalu dinyanyikan hanya bait pertama, kan? Padahal kalau kita simak, harapan buat Indonesia makin jelas justru tertulis pada stanza kedua dan ketiga.

Sementara itu, di pikiran generasi milenial, apa lagi sih, lagu ciptaan W.R. Soepratman? Nah, mungkin ini saja pun nggak pernah jadi pertanyaan saking sibuknya ngurusin hal lain. Ternyata banyak, lho! Lagu "R.A Kartini", "Di Timur Matahari" dan "Dari Barat Sampai ke Timur" adalah beberapa di antaranya. Selain lagu, Wage Soepratman juga menulis buku. Di antaranya berjudul "Perawan Desa", "Kaum Fanatik" dan "Darah Muda" yang tidak banyak orang yang tahu.

Naskah-naskah tulisannya itu tentulah hasil pemikirannya, yang mendapat pengaruh kuat dari apa yang ia rasakan dan saksikan saat itu. Naskahnya menyindir pemerintah Hindia Belanda hingga membuat Belanda takut. Well, ngomong soal ini saya koq malah inget Widji Thukul? Atau Pramoedya? Maaf, kalau agak out of topic, hehehe.

Film adalah Alat 
Yup. Makanya saya suka dengan prinsip John de Rantau yang idealis dalam menciptakan karya. Menurutnya, bikin film itu nggak harus banyak-banyak, tapi justru harus yang berkualitas. Setuju! hehe..

Rencananya, pemutaran gala premier film WAGE ini akan disaksikan juga oleh Presiden Joko Widodo beserta Kabinet Kerja di Djakarta Theatre, kemudian pemutaran di bioskop-bioskop akan mulai diadakan pada 9 November 2017. Nggak lama lagi, guys!

Indonesia Raya

berdasarkan PP Nomor 44/1958

Stanza 1
Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku
Di sanalah aku berdiri, jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku, bangsa dan tanah airku
Marilah kita berseru Indonesia bersatu
Hiduplah tanahku, hiduplah negeriku
Bangsaku, rakyatku, semuanya
Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya, merdeka merdeka
Tanahku, negeriku yang kucinta
Indonesia Raya, merdeka merdeka
Hiduplah Indonesia Raya

Stanza 2
Indonesia tanah yang mulia, tanah kita yang kaya
Di sanalah aku berdiri, untuk selama-lamanya
Indonesia tanah pusaka, pusaka kita semuanya
Marilah kita mendoa Indonesia bahagia
Suburlah tanahnya, suburlah jiwanya
Bangsanya, rakyatnya, semuanya
Sadarlah hatinya, sadarlah budinya
Untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya, merdeka merdeka
tanahku, negeriku yang kucinta
Indonesia Raya, merdeka merdeka
Hiduplah Indonesia Raya

Stanza 3
Indonesia tanah yang suci, tanah kita yang sakti
Di sanalah aku berdiri, menjaga ibu sejati
Indonesia tanah berseri, tanah yang aku sayangi
Marilah kita berjanji, Indonesia abadi
Slamatkan rakyatnya, slamatkan puteranya
Pulaunya, lautnya, semuanya
Majulah negerinya, majulah pandunya untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya, merdeka merdeka
Tanahku, negeriku, yang kucinta
Indonesia Raya, merdeka merdeka
Hiduplah Indonesia Raya

Comments

Post a Comment


Mau ninggalin jejak tapi ngga punya akun gmail?
Bisa, koq. Pada bagian Comment as silakan pilih Name/URL dan masukkan datamu.

Belum punya URL blog?
Silakan masukan saja URL socmed kamu. Beres.

All comments are in moderation.
Terima-kasih! :)

Popular posts from this blog

Cara Membuat Blog SEO Friendly

[Parenting] Ciri-ciri Bayi Alergi Susu Sapi dan Bagaimana Menyikapinya

Review Film: LION