Kick Andy Show, Episode SMA Selamat Pagi Indonesia

Kalau ditanya, apa acara favorit saya di televisi, karena saya menyukai hiburan maka saya akan langsung ingat beberapa jadwal, seperti sitcom (contohnya yang saya tulis di artikel seri #ODOPFEB18 ini juga, yaitu tentang merilis emosi negatif) dan talkshow. (Hiks... Saya tiba-tiba teringat Ahok Show di Youtube yang nggak bisa lanjut!). Ada juga acara musik yang sudah sangat umum, Indonesian Idol yang sayangnya saya udah nggak sempat nonton. 

Kick Andy Show 
Ngomong soal acara tv, khusunya talkshow, saya paling suka dengan Kick Andy yang usianya sudah sekitar 11 tahun di Metro tv! Bisa dibilang, semua episode Kick andy menginspirasi dan menyentuh, meskipun cukup banyak juga yang terlewat karena saya bisa dibilang agak jarang mantengin televisi terutama malam hari.

Tapi, okelah.. Saya akan mengulas tentang episode Pendiri Sekolah Gratis, dengan narasumber seorang enterpriser (entrepreneur) yang sudah nggak asing bagi saya, yaitu Julianto Eka Putra, yang akrab disapa Ko Jul. Memang, awal ketertarikan saya dengan episode ini adalah karena Ko Jul adalah leader di bisnis networking yang saya ikuti, yaitu High Desert Indonesia.

Tentu di dalam talkshow ini, bung Andy Noya dan Ko Jul nggak akan membahas tentang gimana bisnis HDI, meskipun ketika ditanya tentang bisnis apa yang dijalani, Ko Jul menjawab demikian. Dan bahkan, dalam merealisasikan sekolah, Ko Jul juga melibatkan siapa saja yang punya kerinduan yang sama, yaitu mewujudkan bantuan pendidikan gratis sekaligus biaya hidup selama siswa siswi SPI sekolah dan tinggal di asrama yang disediakan. Otomatis, ia juga mengundang rekan-rekan usahanya, termasuk Brandon Chia, chairman alias chairman & CEO HDI.

SMA Selamat Pagi Indonesia
Sekolah ini dia dirikan sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas kesuksesan yang ia raih di usia muda. Mungkin di antara semangatnya bekerja keras, Ko Jul memikirkan bahwa hidupnya harus bermanfaat untuk orang lain. Dan nilai plus dari sekolah yang ia bangun nggak hanya menekankan bantuan dalam bentuk asrama dan pendidikan yang sesuai kurikulum, tapi juga membentuk karakter entrepreneurship pada peserta didik agar mandiri.

Sekolah dengan pendidikan entrepreneurship dan life skill ini sudah berkembang pesat, baik fisik bangunan dan fasilitasnya, maupun materi pelatihan dan tenaga pengajarnya. Namun sekolah ini bukan cuma sekolah yang mengedepankan visi wirausaha. Sejak awal dijalankannya pendidikan, seleksi murid-murid untuk bisa sekolah dan masuk asrama dipilih berdasarkan keadaan sosial-ekonominya, yaitu mulai dari yang yatim-piatu hingga yang orangtua masih lengkap tapi perekonomian sangat kekurangan.

Satu lagi yang sangat patut diacungi jempol, sekolah ini sangat sangat mendukung kerukunan. Dengan filosofi Bhinneka Tunggal Ika, semboyan bangsa kita yang sudah nggak asing lagi, seleksi siswa di sini nggak mengistimewakan aliran keyakinan tertentu, dan semua siswa diberi kebebasan menjalankan keyakinan dengan tetap menjunjung toleransi dan rasa solidaritas. Keren banget! :)

Julianto Eka Putra 
Awal dari gagasan mendirikan sekolah itu ternyata adalah keceplosan omong. Sampai-sampai, Ko Jul merasa Tuhan sudah ‘menjebak’ dia. Haha! Cara Tuhan mengilhami seseorang memang kadang unik. Bersyukur, Ko Jul merespon panggilan itu dan nggak lupa diri dengan kesuksesan yang memang sudah dengan kerja keras ia raih.

Kira-kira sejak 2010 (kalau nggak salah inget), ko Jul menyatakan full time di SMA Selamat Pagi Indonesia yang sudah dia dirikan di Batu, Malang. Keputusan itu ia ambil karena panggilannya, untuk full time memperhatikan bahkan sampai menjadi trainer para siswa, kalau bisa saya bilang.

Yang saya kagumi dari kesaksian Ko Jul selain sekolah ini berhasil membentuk mental usahawan adalah sikapnya sendiri selama menjawab pertanyaan Bung Andy. Saya melihat semangat sportmanship yang sudah mendarahdaging karena entrepreneur atau salesmanship sudah menjadi bagian dalam hidupnya.

Selain cara bicaranya yang penuh semangat, khas motivator bisnis, ia sangat tegas dengan target. Ia nggak memaksakan kehendak kepada adik-adik (begitu kadang ia menyebut siswa SPI) bimbingan sekolah itu, tapi ia berhasil memberikan gambaran, mindset yang penting untuk mereka miliki supaya mandiri.

Bukan cuma itu, ketika anak-anak peserta didik yang masih merintis bisnis cerita tentang kerinduan mereka berbagi penghasilan hingga 10%, Ko Jul sangat mendukung niat baik mereka. Dan ia dengan legowo bilang, justru di situlah kelebihan mereka dibanding Ko Jul sendiri. Karena justru anak-anak itu berbagi di saat mereka belum berkelebihan, bahkan masih berjuang untuk sukses. Berbeda dengan dirinya yang membangun sekolah itu ketika dia sudah termasuk sukses.

Well, saya nonton episode ini memang via youtube. Dan nggak rugi, karena inspirasi yang disampaikan benar-benar penting, bukan Cuma buat saya, tapi buat semua yang sedang berjuang.

Ketika nilai-nilai entrepreneurship dipadukan dengan nilai humanisme maka hasilnya adalah perjuangan hidup yang lebih bermakna. Sementara, ketika nilai-nilai kemanusiaan dipadukan dengan nilai-nilai entrepreneurship hasilnya adalah makin terbukanya harapan masa depan.

*project #ODOPFEB18 - day 5

Comments

  1. entrepreneurship itu memang beneran membuka masa depan indah dan cerah ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak. Memperbaiki ekonomi keluarga..

      Delete
  2. Kick Andy adalah salah satu tayangan yang oke banget. Saya belum pernah nonton di televisi tapi pernah ikutan proses syutingnya tahun lalu. Tokoh entrepreneur yang diulas di sini keren juga dengan sekolah entrepreneurnya. Biar Indonesia banyak entrepreneur muda 😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, setuju Mbak.. By the way, asik dong ikutan proses shooting di Metrotv :)

      Delete
  3. Bunda jarang banget nonton yang namanya Talk Show, jadi ya langsung aja klik Youtube dan searching di situ. Alhamdulillah dapat Talk Show.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sipp.. sayapun, Bun. Sering nggak sempet, jadi kadang lupa. Untung udah ada youtube, ya :)

      Delete
  4. Karena aku hampir ngga pernah nonton tv, maka menonton tayangan bermutu seperti Kick Andy ini dialihkan menjadi lewat youtube. Yang penting makna yang disampaikannya tetap sama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul... dan lewat Youtube nggak ada jeda iklannya. hehehe

      Delete
  5. Wah, semangat dan kebaikan hati Ko Jul ini patut ditiru.

    ReplyDelete

Post a Comment

Mau ninggalin jejak tapi ngga punya akun gmail?
Bisa, koq. Pada bagian Comment as silakan pilih Name/URL dan masukkan datamu.

Belum punya URL blog?
Silakan masukan saja URL socmed kamu.

All comments are in moderation.
Terima-kasih! :)

Popular Posts